Langkah Pemuda Ngronggo Menjaga Api Perjuangan di Gerak Jalan Kediri–Bajulan

  • Dec 20, 2025
  • Wahyu Widodo Purnanto

Kediri — Gerak Jalan Kediri–Bajulan bukan sekadar kegiatan fisik menempuh jarak puluhan kilometer, melainkan sebuah napak tilas sejarah perjuangan bangsa. Kegiatan ini merekam kembali jejak perjalanan pasukan kemerdekaan pada masa perang gerilya Panglima Besar Jenderal Soedirman, saat Tentara Nasional Indonesia (TNI) belum terbentuk secara resmi dan perjuangan dilakukan oleh Tentara Republik Indonesia (TRI) bersama rakyat.

Pada masa itu, pasukan kemerdekaan bergerak dengan berjalan kaki menyusuri jalur pedesaan dari wilayah Kediri menuju Bajulan, Nganjuk, dalam kondisi serba terbatas namun penuh keyakinan. Perjalanan gerilya tersebut menjadi simbol ketangguhan, disiplin, dan semangat pantang menyerah dalam menjaga eksistensi Republik Indonesia. Dari perjuangan inilah, berkat kepemimpinan dan jasa besar Jenderal Soedirman, kelak lahir TNI sebagai tentara nasional yang berjiwa kerakyatan.

Hingga kini, jejak sejarah tersebut terus dikenang dan dihidupkan kembali melalui kegiatan Gerak Jalan Kediri–Bajulan, yang menjadi sarana edukasi sejarah sekaligus penanaman nilai nasionalisme bagi generasi muda.

Dalam semangat itulah, Karang Taruna Remaja Jaya Kelurahan Ngronggo turut ambil bagian dalam kegiatan Gerak Jalan Kediri–Bajulan. Keikutsertaan ini menjadi wujud nyata kepedulian pemuda terhadap sejarah perjuangan bangsa serta komitmen untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika zaman.

Dipimpin oleh Ketua Karang Taruna Remaja Jaya, Mas Arul Erfansyah, tim yang terdiri dari Fakrudin Rama Purnomo, Tri Kurniawan, Eko Cahyono, Ahmad Khilmi, Fahrizal Eka Rahmadhany, Loris Alphito Suhartono, Gayuh Walima, Yusfi Arifuddin, dan Arko Susilo, berangkat dengan penuh semangat dari Basecamp NSAC Kelurahan Ngronggo pada pukul 04.00 WIB dini hari.

Mengenakan dresscode kebanggaan biru Katareja, para pemuda Ngronggo melangkah bersama, membawa identitas, solidaritas, dan semangat juang generasi penerus bangsa. Setiap langkah yang ditempuh menjadi simbol penghormatan kepada para pejuang terdahulu sekaligus pernyataan bahwa nilai perjuangan masih hidup di dada pemuda hari ini.

Melalui partisipasi dalam Gerak Jalan Kediri–Bajulan, Karang Taruna Remaja Jaya Kelurahan Ngronggo tidak hanya menguji ketahanan fisik, tetapi juga memperkuat pemahaman sejarah, menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta meneguhkan peran pemuda sebagai penjaga api perjuangan dan harapan masa depan bangsa.

KIM Sumber Makmur mengapresiasi semangat, kekompakan, dan dedikasi Karang Taruna Remaja Jaya Kelurahan Ngronggo yang telah menunjukkan bahwa sejarah bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk terus dilanjutkan melalui aksi nyata. (Salam penuh semangat dari d2wied) KIM SUMBER MAKMUR