Kelurahan Ngronggo Matangkan Persiapan Peringatan 1 Suro dan 10 Muharam 1448 Hijriah
- Jun 11, 2026
- Wahyu Widodo Purnanto
Kediri – Pemerintah Kelurahan Ngronggo menggelar rapat koordinasi persiapan rangkaian kegiatan Bulan Suro Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Lurah Ngronggo, Achmad Koharudin, S.STP., M.AEI. Rapat tersebut dihadiri oleh unsur 3 Pilar, LPMK, PKK, Karang Taruna, Ketua RW, SATLINMAS, BANTAKON, serta para tokoh masyarakat sebagai wujud sinergi dan kebersamaan dalam menyukseskan agenda budaya dan keagamaan di wilayah Kelurahan Ngronggo.
Melalui musyawarah yang berlangsung penuh kekeluargaan, disepakati dua kegiatan utama, yaitu Penyambutan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H atau Malam 1 Suro pada tanggal 15 Juni 2026, serta Peringatan 10 Muharam pada tanggal 24 Juni 2026.
Doa Bersama Sambut Tahun Baru Islam di NSAC
Kegiatan penyambutan Malam 1 Suro akan dilaksanakan di Ngronggo Sport and Art Center (NSAC). Acara ini tidak hanya menjadi wadah pelestarian budaya, tetapi juga menjadi momentum spiritual untuk memanjatkan doa bersama menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Doa bersama akan menjadi inti kegiatan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan serta harapan akan keberkahan, keselamatan, kesehatan, dan kemajuan bagi masyarakat Kelurahan Ngronggo di tahun yang baru.
Untuk menambah semarak acara, Karang Taruna Kelurahan Ngronggo akan menampilkan berbagai kesenian tradisional berupa seni tari dan karawitan sebagai bentuk pelestarian budaya adiluhung yang diwariskan oleh para leluhur.
Sebagai simbol kebersamaan dan gotong royong antarwilayah, setiap RW akan membawa satu tumpeng dengan mengajak para Ketua RT di wilayahnya masing-masing. Seluruh peserta juga akan mengenakan pakaian adat Jawa, seperti baju lurik, blangkon, iket, maupun busana tradisional lainnya, sehingga suasana Malam Suro dapat berlangsung dengan khidmat sekaligus sarat nilai budaya.
Kirab Budaya dan Doa untuk Leluhur pada 10 Muharam
Sementara itu, peringatan 10 Muharam yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 Juni 2026 mengusung tema penghormatan terhadap sejarah dan jasa para pendahulu yang telah membuka, membangun, dan mewariskan nilai-nilai kehidupan bagi masyarakat Ngronggo.
Kegiatan akan diawali dengan Kirab Budaya dari Kantor Kelurahan Ngronggo menuju Makam Mbah Ronggo Jali. Kirab akan diikuti oleh seluruh perangkat kelurahan, anggota LPMK, perwakilan PKK, Karang Taruna, Ketua RW se-Kelurahan Ngronggo, SATLINMAS, BANTAKON, serta unsur masyarakat lainnya.
Adapun inti dari kegiatan 10 Muharam adalah doa bersama dan kirim doa kepada para leluhur, khususnya untuk mengenang jasa Mbah Ronggo Jali dan para pendahulu yang telah memberikan teladan serta kontribusi bagi perkembangan wilayah Ngronggo. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana refleksi, memperkuat nilai-nilai spiritual, sekaligus menanamkan penghormatan kepada sejarah dan akar budaya yang dimiliki masyarakat.
Seperti pada kegiatan Malam 1 Suro, seluruh peserta kirab juga akan mengenakan pakaian adat Jawa sebagai simbol penghormatan terhadap tradisi dan kearifan lokal yang terus dijaga keberlangsungannya.
Merawat Tradisi, Memperkuat Persaudaraan
Melalui rangkaian kegiatan Bulan Suro ini, Pemerintah Kelurahan Ngronggo berharap dapat memperkuat tali silaturahmi antar elemen masyarakat, meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT, serta menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga warisan budaya dan sejarah yang menjadi identitas masyarakat Ngronggo.
Semangat kebersamaan, gotong royong, dan penghormatan kepada para leluhur diharapkan menjadi pondasi dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, religius, dan berbudaya.
"Bulan Suro bukan sekadar pergantian tahun dalam penanggalan Jawa dan Hijriah, tetapi juga momentum untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, mempererat persaudaraan, serta mengenang jasa para leluhur yang telah mewariskan nilai-nilai kehidupan bagi generasi penerus." d2wied KIM Sumber Makmur mewartakan.