Kreativitas Warga Ngronggo Berkembang Melalui Pelatihan Pembuatan Penjor Berbahan Daur Ulang
- Jul 07, 2026
- Wahyu Widodo Purnanto
Ngronggo, 4 Juli 2026 – Dalam upaya meningkatkan kreativitas masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan pelestarian budaya, Kelurahan Ngronggo menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Penjor dari Bahan Daur Ulang pada Sabtu (4/7/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai ini dilaksanakan di Aula Kelurahan Ngronggo.
Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan masyarakat yang terdiri dari dua orang pengurus Bank Sampah serta dua orang perwakilan unsur kepemudaan. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memanfaatkan limbah plastik menjadi karya seni yang memiliki nilai estetika sekaligus bernilai budaya.
Penjor yang biasanya dibuat dari bahan alami kali ini dikreasikan menggunakan galon dan botol plastik bekas. Selain menjadi solusi pemanfaatan sampah anorganik, hasil karya tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk mengembangkan produk kerajinan yang ramah lingkungan dan memiliki nilai ekonomi.
Peserta membawa perlengkapan berupa solder, lilin, lem bakar, gunting, pisau cutter, benang kasur, serta bahan utama berupa 30 buah galon bekas dan 30 buah botol air mineral bekas ukuran 600 ml. Sementara itu, Kelurahan Ngronggo menyediakan bahan pendukung berupa 20 lonjor bambu dan pewarna pigmen untuk proses pembuatan penjor.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh semangat. Peserta tidak hanya memperoleh keterampilan teknis dalam mengolah bahan bekas, tetapi juga mendapatkan wawasan mengenai pentingnya penerapan prinsip reduce, reuse, recycle (3R) dalam kehidupan sehari-hari. Kreativitas yang dihasilkan dari barang bekas menjadi bukti bahwa limbah dapat disulap menjadi karya yang indah dan bermanfaat.
Melalui kegiatan ini, Kelurahan Ngronggo berharap masyarakat semakin termotivasi untuk mengurangi sampah plastik sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya melalui inovasi yang kreatif. Ke depan, hasil pelatihan ini diharapkan dapat dikembangkan menjadi produk unggulan yang memiliki nilai jual dan mampu mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.
KIM Sumber Makmur mengajak seluruh masyarakat untuk terus berinovasi dalam mengolah sampah menjadi karya bernilai guna. Dengan semangat gotong royong dan kreativitas, lingkungan yang bersih, lestari, dan produktif dapat diwujudkan bersama.