Satgas WPA Kelurahan Ngronggo Matangkan Persiapan Mobile VCT / Mobile Clinic untuk Edukasi Pencegahan HIV/AIDS
- Jun 12, 2026
- Wahyu Widodo Purnanto
Kediri – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perilaku hidup sehat serta pencegahan penyebaran HIV/AIDS, Satgas WPA (Warga Peduli AIDS) Kelurahan Ngronggo menggelar rapat koordinasi persiapan kegiatan Mobile VCT / Mobile Clinic, yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat di sejumlah titik yang menjadi fokus perhatian di wilayah Kelurahan Ngronggo.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Satgas WPA Kelurahan Ngronggo, Edy Santosa, S.Pt.,M.Agr , dan didampingi oleh bpk. Baehaki Kasi Kesostrantib yang hadir mewakili Lurah Ngronggo yang berhalangan mengikuti kegiatan. Turut hadir pula perwakilan dari Yayasan Redline Indonesia, serta seluruh relawan WPA Kelurahan Ngronggo.
Dalam rapat tersebut dibahas berbagai aspek teknis dan kesiapan pelaksanaan kegiatan Mobile VCT / Mobile Clinic, termasuk penentuan lokasi sasaran, metode pendekatan kepada masyarakat, serta materi edukasi yang akan disampaikan. Kegiatan ini direncanakan menyasar sejumlah lingkungan yang memiliki tingkat mobilitas penduduk cukup tinggi, termasuk kawasan yang terdapat banyak usaha rumah kos.
Melalui kegiatan Mobile VCT, tim Satgas WPA bersama para relawan akan melakukan pendataan lapangan sekaligus memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga perilaku hidup sehat, memahami cara penularan HIV/AIDS, serta langkah-langkah pencegahannya. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang keliru terkait HIV/AIDS serta mengurangi stigma terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA).
Dalam arahannya, Ketua Satgas WPA menegaskan bahwa upaya pencegahan HIV/AIDS tidak dapat dilakukan oleh pemerintah atau lembaga tertentu saja, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan edukasi secara langsung kepada warga dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan.
Sementara itu, perwakilan Yayasan Redline Indonesia menyampaikan pentingnya pendekatan yang humanis dan edukatif dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat. Selain mendorong perilaku hidup sehat, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan sikap peduli dan empati terhadap sesama, khususnya kepada masyarakat yang terdampak HIV/AIDS.
Melalui sinergi antara pemerintah kelurahan, Satgas WPA, organisasi masyarakat, dan para relawan, kegiatan Mobile VCT / Mobile Clinic diharapkan dapat menjadi sarana edukasi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang HIV/AIDS, mendorong perilaku hidup sehat, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman, sehat, dan peduli terhadap kesehatan masyarakat.
KIM Sumber Makmur akan terus mendukung penyebarluasan informasi yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan berdaya. ..." Ngronggo Joyo .! "
Reporter: d2wied KIM Sumber Makmur